Beberapa Penanganan Pada Gejala GERD yang Bisa Dilakukan

  • Whatsapp

Gejala GERD yang bisa dialami oleh seseorang akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Seperti dapat mengalami rasa panas seperti terbakar di bagian dada yang sering disebut dengan heartburn. Selain itu juga akan mengalami sakit tenggorokan hingga susah menelan, mengalami radang tenggorokan, terasa benjolan di tenggorokan, batuk kronis, dan juga mengalami regurgitasi makanan yang membuat rasa pahit pada bibir.

Read More

Apabila tidak diatasi dengan baik, maka gejala tersebut akan bisa bertambah parah dan menimbulkan komplikasi. Oleh karena itulah akan lebih baik untuk segera melakukan tindakan yang dibutuhkan agar tidak membuat kondisi gerd yang dipunyai menjadi lebih parah. Beberapa penanganan yang dapat dilakukan untuk mengatasi gejala GERD adalah:

1. Mengkonsumsi obat yang dijual bebas

Penanganan pertama yang diambil oleh orang banyak apabila mengalami gerd ataupun penyakit lainnya adalah dengan membeli obat sendiri. Apabila Anda sudah dapat mengenali tanda-tanda yang dipunyai dan juga mempunyai riwayat sakit sebelumnya maka akan lebih mudah untuk memilih obat yang dijual bebas.

Ketika mengalami gerd sendiri ada beberapa jenis obat yang dapat dipilih dengan bebas. Pertama adalah antasida yang mempunyai manfaat untuk menetralkan lambung. Selanjutnya ada obat yang dapat mengurangi produksi asam seperti simetidin. Terakhir adalah menggunakan obat yang dapat menyembuhkan kerongkongan dan menghalangi produksi asam seperti obat untuk menghambat pompa proton.

2. Obat resep

Cara penanganan selanjutnya untuk mengobati gejala dari gerd yang dirasakan adalah dengan menggunakan obat resep. Apabila Anda mengalami gejala dan dirasakan bertambah parah maka bisa untuk segera periksa ke dokter. Sehingga akan diberikan resep yang lebih cocok untuk kondisi yang dipunyai.

Untuk jenis obat resep yang bisa dipilih misalnya penghambat reseptor H-2 seperti famotidine dan nizatidine. Selanjutnya ada obat pompa proton yang bisa dibeli dengan resep. Terakhir adalah obat yang dapat memperkuat sfingter esofagus bagian bawah yang mempunyai fungsi yang kurang optimal dan menyebabkan asam lambung naik.

3. Merubah pola hidup

Penanganan obat juga perlu diimbangi dengan perubahan gaya hidup yang dilakukan. Penyebab gejala gerd akan lebih parah apabila tetap melakukan kebiasaan yang dapat membuat timbulnya gerd.

Sehingga akan sangat membantu untuk dapat mencegah gerd juga dengan mengubah kebiasaan yang dapat memicunya. Adapun beberapa perubahan gaya hidup yang bisa dilakukan adalah:

  • Pertama adalah dengan menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu gerd. Seperti makanan berlemak, makanan yang pedas, minuman yang mengandung kafein seperti teh dan kopi, dan minuman beralkohol. Anda bisa mengkonsumsi makanan dan minuman tersebut, tetapi sebaiknya dalam intensitas yang tidak sering dan berlebihan.
  • Mengkonsumsi makanan dalam porsi kecil dan sering. Selain itu juga perlu makan dengan perlahan dan kunyah menyeluruh.
  • Hentikan kebiasaan merokok yang dapat mengganggu tenggorokan dan gangguan kesehatan lainnya.
  • Tinggikan posisi kepala saat tidur.
  • Hindari obesitas yang membuat munculnya gerd dengan makan tidak berlebihan dan mempunyai gizi seimbang.
  • Menggunakan pakaian longgar dan kegiatan yang tidak menekan perut lainnya.

4. Pembedahan

Langkah penanganan gerd terakhir adalah dengan melakukan pembedahan dan prosedur lainnya. Dimana untuk penanganan ini bisa dilakukan apabila gerd yang dialami sudah parah dan tidak bisa untuk dikontrol lagi. Beberapa prosedur yang dapat dilakukan adalah:

  • Fundoplication merupakan prosedur membungkus bagian esofagus bawah untuk mengencangkan otot.
  • Perangkat LINX mempunyai manfaat untuk menjaga katup agar tertutup dan mencegah refluks asam lambung.
  • Fundoplication tanpa sayatan transoral.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *